Ini Dia Mobil Tanpa Pengemudi dari Google, Tidak Ada Pedal Gas dan Rem serta Tidak Memiliki Setir
Menjadi penduduk salah satu ibukota negara terpadat di dunia, saya
bisa mengerti tekanan mental yang dirasakan para pengemudi kendaraan
bermotor dalam melewati padatnya lalu lintas sehari-hari. Sayangnya, di
Indonesia, angkutan umum belum sistem transportasi yang bisa diandalkan.
Untungnya Google menawarkan solusi yang menarik: sebuah mobil tanpa pengemudi.
Proyek tersebut digarap oleh tim Google X dengan berlandaskan ide
mereka sebelumnya: mobil biasa yang dibubuhkan berbagai macam teknologi
sensor dan kontrol untuk membaca keadaan lingkungan di sekitarnya.
Tapi untuk model purwarupa teranyar ini, Google membawa konsep self-driving car
atau mobil tanpa pengemudi ke tingkat yang lebih tinggi. Bukan hanya
tidak membutuhkan pengemudi, mobil buatan Google tersebut tidak memiliki
kemudi.
Bukan hanya setir yang dihilangkan, self driving car ini tidak
memiliki pedal gas dan rem. Mobil ini pertama kali diperkenalkan oleh
Sergey Brin dalam ajang konferensi teknologi Recode. Seperti yang
ditulis TheVerge, dari luar ia memiliki desain campuran antara mobil
mainan buatan Playmobil, mobil Smart dan Fiat 500. Mobil ini mungkin
tidak memiliki desain yang sporty ataupun eye-catchy, tapi Google memang tidak merancangnya untuk hal itu.
Mobil tanpa pengemudi ini dibuat sebagai alat transportasi yang aman
bagi anak-anak, manula dan mereka yang tidak lagi sanggup mengemudi
mobil sendiri. Google telah melengkapinya dengan sensor canggih yang
hampir tidak memiliki titik buta. Bukan hanya itu, rangkaian sensor yang
mobil tersebut miliki dapat membaca objek seluas dua kali lapangan
sepak bola ke seluruh penjuru.
Kemampuan ini sangat berguna untuk menavigasi jalan-jalan yang penuh
dengan persimpangan. Mobil ini juga akan melaju dengan kecepatan
maksimal 40 kilometer per jam. Di dalamnya Anda tidak menemukan bagian
interior yang terlalu mewah, Google mendesain agar mobil tanpa pengemudi
mereka ini dapat dimanfaatkan untuk medium ‘belajar’.
Self-driving car dari Google ini menawarkan dua kursi
penumpang, ruang untuk menyimpan barang-barang, tombol untuk menyalakan
dan mematikan dan sebuah layar yang menunjukkan rute perjalanan Anda.
Google juga membuatnya dengan komponen yang aman baik untuk penumpang
dan juga orang lain di sekitarnya: material busa dan mesin bertenaga
listrik.
Mobil tanpa kemudi atau self-driving car dengan teknologi
dari Google sendiri sebenarnya telah ada namun dibuat oleh Toyota dan
Lexus. Sedangkan yang terbaru ini menjadi spesial karena didesain
sendiri oleh Google.
Google berencana untuk memproduksi seratus unit prototype
sebagai bagian dari proyek uji coba. Dan di pertengahan tahun ini mereka
akan menciptakan kendaaraan sejenis tapi dengan kontrol manual. Jika
semuanya berjalan lancar, program perdana akan dimulai pada tahun 2016
di Kalifornia – dan mungkin beberapa tahun lagi untuk sampai di
Indonesia.
Google berharap proyek mobil ‘otomatis’ mereka juga akan banyak menarik perhatian developer untuk turut berpartisipasi. Bayangan saya: sebuah app quiz
ringan yang dapat mengajarkan kita tata krama dan etiket dalam
berkendara – sebuah hal penting yang sering terlupakan dalam benak
pengguna lalu lintas di Indonesia.
Mungkin akan ada banyak orang yang mencemooh ide cemerlang ini.
“Untuk apa membeli mobil jika kita tidak bisa mengendarainya?” begitu
argumen mereka. Tapi tanpa harus berhadapan langsung dengan masalah lalu
lintas, tingkat stres akan jauh lebih berkurang, hari-hari Anda-pun
akan lebih produktif.
Anda hanya tinggal masuk ke dalam mobil, kunci pintu, nyalakan mesin,
tentukan tujuan, dan duduk santai di atas kursi. Tidak repot, tidak
stres.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar